Profesinya sebagai DJ dan penyanyi tidak menjadi penghalang bagi Ade Desty untuk menjalani hobinya yang menguji adrenalin. Wanita asal Bandung yang memiliki nama asli Neng Desti Meilani Parida Pasha memiliki hobi mengendarai big bike.

Ducati Diavel dengan kapasitas mesin 1.198,4cc menjadi pilihan Ade saat ini untuk menemani kegiatannya sehari-hari. Ade memilih Diavel sebagai pionnya karena menurutnya, Diavel adalah kuda besi dengan cc besar yang garang dan lincah.

Mojang berusia 22 tahun ini mulai memiliki ketertarikan pada motor besar dimulai saat dia mengalami kecelakaan saat mengendarai motor matic waktu usia 16 tahun. Sejak saat itu, Ade kapok mengendarai matic dan kemudian beralih ke Suzuki Satria FU yang dibeli dari hasil tabungannya sendiri. Lucunya, pada saat itu Ade belum bisa mengendarai motor kopling bahkan setelah barang tersebut tiba di rumahnya. Seminggu kemudian, Ade nekat membawa FU nya berkeliling kompleks untuk mengenali mesinnya.

Puas menjajal FU, Ade beralih ke Kawasaki Ninja 250. Dengan Kawasaki pun Ade menjajal touring pertamanya dan rasa penasarannya terhadap motor semakin tinggi.Touring pertama Ade dimulai dari kota Bandung dan berakhir di Lombok, yang ia ikuti tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Nggak sampai di situ, Ade juga nekat menjajal balap motor sebagai anggota sebuah klub motor. Saat itu, Ade mengandalkan Honda CBR untuk berlaga di trek. Nama Ade melambung berkat prestasinya dalam berbagai kelas balapan motor yang sempat ia ikuti dan penghargaan Indo Speed.

Dengan profesinya sebagai penyanyi dan kelihaiannya menaklukan trek balapan, Ade terkenal dengan sebutan sinden balap. Sayangnya Ade sudah tidak tergabung lagi sebagai anggota klub motor.

Tetapi Ade tidak begitu saja hengkang dari dunia motor. Buktinya, saat ini Ade memilih untuk mengikuti fun race dan solo touring bersama Diavel nya.

Kalau Kamu masih penasaran dengan kegiatan sehari-hari Ade Desty di luar trek balap, bisa kunjungi Instagram nya di @adedestiy_55