Kratingdaeng akan mendelegasikan pemenang kategori PUBG dalam IEC 2018, yaitu Juggernaut Fortissimus, RRQ, Aerowolf Summit, dan GIX KRS, ke ajang kejuaraan PUBG South East Asia Championship pada 2019.

Jakarta, 13 September 2018—Event Kratingdaeng Indonesia Esports Championship memang baru saja usai. Para tim meraih gelar juara bisa tersenyum ceria, karena tidak hanya hadiah uang tunai yang mereka dapat, tapi juga kesempatan berlaga di kejuaraan internasional yang akan segera mereka ikuti.

Seperti yang sudah diprediksi, nih! Kejuaraan yang digelar di ICE BSD, Tangerang ini ramai pengunjung! Selama tanggal 8-9 September kemarin, lebih dari 10.000 datang menyaksikan Grand Final IEC 2018. Kemegahan Kratingdaeng IEC 2018 membuat kompetisi eSports ini jadi kompetisi yang paling bergengsi di Tanah Air.

 

Pemenang

Setelah melalui babak kualifikasi yang cukup panjang dan Grand Final selama dua hari, akhirnya Juggernaut Fortissimus di kategori PUBG dan Louvre di kategori Mobile Legends: Bang Bang keluar sebagai juara Kratingdaeng IEC 2018. Dengan raihan poin sebanyak 3250 poin dari 8 match selama Grand Final, kemenangan Tim Juggernaut Fortissimus cukup mengejutkan para pecinta esports. Bagaikan kuda hitam, Tim Juggernaut Fortissimus yang tidak diunggulkan berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Rex Regum Qeon (RRQ) dan Aerowolf Summit.

Atas kemenangannya, Juggernaut Fortissimus mendapat hadiah uang tunai senilai Rp75 juta dan akan mewakili Indonesia di ajang kejuaraan PUBG Championship di Asia Tenggara pada 2019. Untuk posisi Runner-up berhasil direbut oleh RRQ dan dapat hadiah uang tunai sebesar Rp 35 juta. Sedangkan posisi ketiga ditempati Aerowolf Summit dengan hadiah uang tunai sebesar Rp15 juta. Untuk posisi keempat sampai kesepuluh berhak mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp 5 juta yaitu GIX KRS, GA CIV, Chronos eSports, Team Capcorn, The Prime, REDZ Gaming, Komodo. Selain Juggernaut, 3 tim juga mendapatkan slot bertanding di PUBG South East Asia yaitu  RRQ, Aerowolf Summit dan GIX KRS.

 

 

Dalam kategori Mobile Legends: Bang Bang, tim Louvre lah tampil sebagai juara pertama setelah berhasil menyingkirkan tim-tim besar seperti EVOS, RRQ, dan Aerowolf. Di babak final Louvre mengalahkan Aerowolf dengan skor 2-1 dan berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp 160 juta.  Sementara Aerowolf harus puas keluar sebagai runner-up dan membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp 80 juta. Untuk peringkat tiga dan empat ditempati oleh RRQ dan Bigetron dengan hadiah uang tunai masing-masing Rp 40 juta dan Rp 20 juta. Sementara itu, tim Rookie belum bisa mengakhiri dominasi tim-tim besar yang mendapatkan direct invitation. 4 tim yang memenangi kualifikasi online seperti SFI Legacy, XCN, Recca eSports, Celcius harus mengakui keunggulan tim Pro dan pulang dengan mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp10 juta.

 

Selain kesepuluh juara yang sudah disebut, Kratingdaeng juga memberi predikat Most Valuable Player (MVP) dalam kategori MLBB kepada Liam dari RRQ.O2 yang berhasil mengumpulkan skor MVP 9,55. Predikat MVP untuk PUBG dinobatkan kepada Setiawan Tandy (Jeixy) dari The Prime yang berhasil mengumpulkan 27 kills. Kedua player tersebut berhak atas 1 unit Motor Sport Custom senilai Rp 40 juta.

Picu Lahirnya Atlet Esports

Salah satu tujuan utama diadakannya Kratingdaeng Indonesia Esports Championship adalah untuk memajukan esports di Indonesia supaya dapat diakui seperti halnya cabang olahraga lain.

“Indonesia memiliki bakat-bakat atlet esports yang luar biasa dan mampu bertanding di kancah internasional. Itu sebabnya kami ikut mengirimkan pemenang kategori PUBG ke ajang kejuaraan PUBG Championship di Asia Tenggara. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pemicu atlet-atlet esports lain untuk mengharumkan nama Indonesia,” ujar Davin Thomas Lai, Marketing Director Kratingdaeng.

Kratingdaeng Indonesia Esports Championship 2018 mendapat sambutan positif, terutama dari kalangan generasi muda. Selain dua pertandingan utama yang dilombakan, acara ini juga mempertandingkan berbagai games lainnya seperti Vainglory, PUBG Mobile, Pro Evolution Soccer 2019, Audition Ayo Dance, dan Tekken 7.

Suksesnya Kratingdaeng IEC tak bisa dilepaskan dari dukungan sponsor. Salah satunya ialah Grup Orangtua melalui produknya Tango varian Bubblegum dan Crystalline Mineral Water. Grup Orangtua melihat industri esports sebagai peluang untuk menjaring konsumen muda.

“Perkembangan ekonomi kreatif saat ini demikian pesat, salah satunya didorong oleh industri game yang di dalamnya ada esports. Ini harus dilihat sebagai sebuah peluang karena memiliki nilai ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan baru, khususnya untuk milenial. Kami sebagai perusahaan FMCG asli Indonesia, yang juga membidik milenial sebagai target market, akan memanfaatkan peluang untuk dapat berinteraksi langsung dengan mereka seperti dalam acara Kratingdaeng Indonesia Esports Championship ini,” jelas Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Group Orangtua, dalam acara pembukaan Kratingdaeng IEC di ICE BSD, kemarin.

Tak lupa, Kratingdaeng juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor lainnya yaitu Huawei, ABC Alkaline, Optik Seis, LG Monitor, MNC Channel, Okezone.com, EO, pengisi acara dan, penggemar esports di Tanah Air. Selamat kepada para juara dan sampai ketemu di Kratingdaeng Indonesia Esports Championship 2019!

 

 

LOUVRE & JUGGERNAUT JUARAI KRATINGDAENG INDONESIA ESPORTS CHAMPIONSHIP 2018
LOUVRE & JUGGERNAUT JUARAI KRATINGDAENG INDONESIA ESPORTS CHAMPIONSHIP 2018