Dalam dunia off-road, kita mengenal istilah 2WD (two wheel drive) dan 4WD (four wheel drive) pada mobil. Mobil yang memiliki sistem roda 2WD mempunyai definisi bahwa hanya ada 2 roda yang bekerja secara bersamaan untuk menggaruk tanah.

Sedangkan, mobil 4WD adalah mobil yang memiliki sistem roda di mana keempat rodanya bekerja secara bersamaan. Okay, sudah bisa dibayangin, kan? Nah, gimana kalo sistem roda itu juga ada di motor? Yap! Motor yang punya sistem roda AWD (all wheel drive), alias kedua roda yang terpasang di motor bisa bergerak bersamaan. Penasaran? Check this out!

Secara sekilas, tampilan all wheel drive mirip dengan motor trail bisa. Padahal sebenarnya sistem gearing yang terpasang di kedua motor ini sungguh berbeda. All wheel drive motor menggunakan dua sistem rantai. Pada gear utama yang terpasang, seperti motor pada umumnya, berfungsi untuk memutar rantai dengan kuat.

Sedangkan, rantai kedua yang terpasang di rangka, berfungsi sebagai penutup rantai utama. Kemudian, gerak dua gear itu dipicu dengan menggunakan besi yang didalamnya terdapat mata gear.

Nah, agar stang kendaraan tetap bebas dibelokkan, maka dibuatlah sebuah instalasi gear pada besi tersebut sebagai penggerak putaran as putar. Gini nih, gambarnya.

Setelah semua rangkaian tadi terpasang, jangan lupa diberi oli sebagai pelumas! Jadi seperti ini nih penampakannya. Nantinya, alat ini kan berfungsi sebagai penggerak roda depan.

Nantinya, di bagian tromol, akan terpasang mata gear untuk menyalurkan gerak dari mesin dan menjaga agar fungsi shockbreaker tidak terganggu.

Saat ini, Christini All Wheel Drive adalah produk yang paling diidam-idamkan pecinta all wheel drive-bike. Bahkan Christini All Wheel Drive meraih kepercayaan untuk menjadi product supplier  bagi US Air Force. Gahar ya, tampilannya?