Yamaha Xabre memang punya desain yang berbeda berbanding motor lain di kelasnya. Tongkrongannya seperti sudah mendapat aliran modifikasi minor fighter, melalui tampilan yang serba tajam dan buntut yang minimalis.

Ternyata tampilan nyentrik Xabre membuat para penggunanya sepakat untuk berkumpul dan mendirikan Xabre Owners Jakarta (XOJERS). Tentu saja sebagai bikers tak sekadar kumpul-kumpul, harus ada yang dilakukan positif untuk lingkungan dan masyarakat.

XOJERS meski baru berdiri pada 26 Maret 2016, komunitas pengguna Yamaha Xabre ini membuktikan kepada masyarakat, kalau komunitas motor memiliki kegiatan positif. Pembuktian tersebut direalisasikan dengan berbagai kegiatan positif seperti, bakti sosial, olahraga dan kegiatan keagamaan lainya.

Sebagai komunitas motor, tentunya XOJERS tidak meninggalkan kegiatan touring. Dalam 2 tahun terakhir, XOJERS sudah melakukan touring ke beberapa daerah seperti Solo, Dieng hingga ke Sawarna.

Dijelaskan oleh Farid selaku Dewan Adat XOJERS, selain aktif dengan kegiatan sosial dan keagamaan, anggota XOJERS juga aktif dalam menyalurkan hobi dan bakat.

"Kegiatan-kegiatan dalam rangka menyalurkan bakat-bakat para anggotanya seperti pembuatan Jingle Officials XOJERS, VClips XOJERS For Indonesia dalam rangka HUT RI dan Hari Nasional Pancasila," ujar Farid.

Komunitas ini memiliki misi membina dan menjalin persaudaraan serta visi sebagai icon pengendara yang taat aturan. Namun tampilan yang berbeda setiap pengguna Xabre di komunitas XOJERS juga menjadi kebanggaan tanpa mengesampingkan keselamatan berkendara.

"Hal yang paling utama tentu saja harus memenuhi syarat keselamatan berkendara atau safety riding, meski unsur-unsur kekinian seperti aksesori modifikasi memenuhi motor Xabre," tambahnya.