Rally race, tentunya menjadi salah satu kata kunci yang cukup familiar di extreme sport.

Gimana nggak ekstrem, trek lombanya selalu memancing adrenalin. Malah, kalau salah teknik waktu bawa mobil, bisa aja mobil terbalik dan pengendaranya terjebak di dalam. Kalau ngebayangin ngerinya rally race memang nggak ada habisnya, sih. Uniknya, di mesir ada yang terkenal sebagai queen of rally racer, lho! Yuk kita simak siapa queen of rally racer ini, kebetulan juga jadi Kratingdaeng Babes minggu ini!

 

Yara Shalaby, satu-satunya rally race driver wanita dari Mesir. Kecintaannya terhadap dunia rally ini sering mengantarkan Yara berada di posisi podium. Meskipun begitu, banyak yang sempat meremehkan Shalaby di awal keputusannya buat serius di dunia rally race, terlebih di Mesir, yang trek rally nya punya atmosfer gurun yang akan sangat susah ditaklukan.

Yara sudah mulai menyukai dunia rally sejak 5 tahun lalu. Awalnya memang sulit untuk membuat orang-orang di sekitarnya percaya, bahwa Shalaby layak berlaga di trek rally. Hingga pada tahun 2015, Yara berhasil mengangkat trophy kejuaraan dalam Pharaons Rally, yang memiliki lintasan gurun sejauh 1800 mile. Yang menjadi tantangan dalam rally adalah, di medan sesulit apapun, rally driver hanya bisa menerima brief dari co-pilot nya berupa penjelasan dari manual guiding book yang diberikan saat race dimulai. Cukup menantang, ya!

 

Menariknya, Shalaby bukan berasal dari golongan rally racer professional. Shalaby adalah seorang single mother yang bekerja sebagai IT Specialist di sebuah bank. Shalaby memang terkenal sebagai adventure junkie. Buktinya, selain bergelut di dunia rally race, dirinya juga menyukai banyak extreme sports lain, seperti; parachuting, parasailing, dan mountain climbing. Shalaby mengaku punya ketertarikan tersendiri terhadap rally. Menurutnya, sanggup menaklukan jalanan berbatu, berpasir, dan berdebu adalah suatu kebanggan tersendiri. Bukan hanya driving skills yang diuji di tiap rally race. Kerja sama  dan komunikasi dalam rally team yang bagus juga menjadi tantangan bagi Shalaby.

 

Hats off untuk Yara Shalaby!